Bosandengan kehidupannya sebagai preman, Untung kemudian ingin mengabdikan diri menjadi tentara dan melamar menjadi anggota TNI. Bosan dengan kehidupannya sebagai preman, Untung kemudian ingin mengabdikan diri menjadi tentara dan melamar menjadi anggota TNI. Senin, 11 Juli 2022; Cari. Network.
PrajuritKopassus memang berasal dari prajurit TNI AD pilihan. Namun latar belakang mereka berbeda-beda. Siapa sangka, prajurit Kopassus juga ada yang pernah menjadi seorang preman terminal. Dia adalah Letkol Untung Pranoto. • Kisah Kehebatan Haji Umar Sang Pendekar Silat Kopassus, Master Karate Jepang Tersungkur di Tangannya
LetkolKopassus, Untung Pranoto mantan preman TRIBUNJATENG.COM- Letkol Kopassus, Untung Pranoto merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang dulunya merupakan mantan preman. Tapi begitulah adanya, dengan kaos singlet dan rambut gondrong, tiba-tiba ia nekat daftar jadi tentara.
KisahLetkol Untung Pranoto itu tertuang dalam buku yang berjudul 'Kopassus untuk Indonesia' dalam bab 'Pilihan Hidup: Jadi Bajingan atau Tentara'. Berawal dari rasa bosan hidup di terminal dan jadi preman, Untung akhirnya mencoba keberuntungannya menjadi anggota TNI .
TRIBUNJAMBICOM - Berkisah tentang sekelumit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), barangkali tidak
Anak Luhut Panjaitan, Letkol Paulus Pandjaitan, karier militernya kini tengah melesat. Dari Danyon 32 Kopassus kini menjabat sebagai Aspenmil PT RI di Amerika Serikat. Berikut profil
SosokLetkol Untung Pranoto mantan preman terminal yang jadi prajurit Kopassus itu muncul dalam buku 'Kopassus Untuk Indonesia' di bab 'Pilihan Hidup: Jadi Bajingan atau Tentara'. Awalnya,
KapenKopassus ,Letkol Inf Juinta Omboh Sembiring sebelumnya Kabag Lat Rindam XVII/Cen menggantikan Letkol Inf Choirul Anam ,selanjutkan menduduki jabatan Waaspers Danjen Kopassus Wadangrup 3 Kopassus,Letkol Inf Agustinus Dedy Prasetyo , sebelumnya Kajas Kopassus Kapuskodal Kopassus ,letkol Inf Untung Pranoto sebelumnya Pabandya Min Intel Sintel Kopassus
5NIQ1lX. - Mungkin tidak banyak publik Tanah Air yang tahu soal kisah hidup Letkol Kopassus, Untung Pranoto. Dibalik sosok tegasnya yang kharismatik, Letkol Kopassus, Untung Pranoto rupanya memiliki kisah hidup yang menarik dan inspiratif. Siapa sangka, Letkol Kopassus, Untung Pranoto sebelum bergabung dengan TNI merupakan preman terminal yang khas dengan penampilan rambut gondrongnya. Baca Juga Heboh Kayu Bajakah Disebut Obat Penyembuh Kanker, Ketum Yayasan Kanker Tak Perlu Berharap Terlalu Tinggi Ya, dilansir dari Tribunnews, sebelum bergabung dengan pasukan TNI AD, Untung Pranoto merupakan seorang preman terminal. Memiliki cita-cita bergabung dengan TNI AD, untung Pranoto yang saat itu masih berprofesi sebagai preman terminal pun memutuskan banting setir. Dalam bukunya yang berjudul 'Kopassus untuk Indonesia' pada bab 'Pilihan Hidup Jadi Bajingan atau Tentara', Untung Pranoto mengungkap bila ia tak ingin selamanya jadi preman. Baca Juga Iver Huitfeldt Class, Calon 'Monster Laut' Indonesia, Bakal Jadi Kapal Perang Terkuat di Kawasan Sebelum bergabung dengan TNI, sehari-harinya Untung Pranoto kerap mangkal di terminal sebagai preman dengan penampilannya yang khas. Bermodalkan kaos singlet lusuh, rambut gondrong dan sepatu boots ala koboi, Untung Pranoto memutuskan untuk mengejar cita-citanya. Penulis Tata Lugas Nastiti Editor Tata Lugas Nastiti
via Ilustrasi Kopassus - Berbicara mengenai pasukan tangguh Kopassus, mungkin tak banyak yang tahu tentang Letkol Kopassus, Untung Pranoto. Tegas, berwibawa, ternyata ada kisah unik dibalik kiprah Letkol Untung Pranoto bersama baret merah yang disandangnya. Tak akan ada yang menyangka Letkol Untung Pranoto adalah mantan preman terminal. Tapi begitulah adanya, dengan kaos singlet dan rambut gondrong, tiba-tiba ia nekat daftar jadi tentara. Baca Juga Andal Jika Gunakan Senjata Canggih, Pasukan Khusus AS 'Klenger' oleh 'Ilmu Hantu' Tangan Kosong Prajurit Kopassus Sebelum bergabung dengan pasukan TNI AD, Untung Pranoto merupakan seorang preman terminal. Memiliki cita-cita bergabung dengan TNI AD, Untung Pranoto yang saat itu masih berprofesi sebagai preman terminal pun memutuskan banting setir. Dalam bukunya yang berjudul 'Kopassus untuk Indonesia' pada bab 'Pilihan Hidup Jadi Bajingan atau Tentara', Untung Pranoto mengungkap bila ia tak ingin selamanya jadi preman. Sebelum bergabung dengan TNI, sehari-harinya Untung Pranoto kerap mangkal di terminal sebagai preman dengan penampilannya yang khas. Bermodalkan kaos singlet lusuh, rambut gondrong dan sepatu boots ala koboi, Untung Pranoto memutuskan untuk mengejar cita-citanya. Baca Juga Kisah Kopassus Buat Ribuan Pemberontak Kongo Gemetar Ketakutan dengan Modal Kain dan Semerbak Bawang PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Letkol Kopassus, Untung Pranoto merupakan anggota TNI Angkatan Darat AD yang dulunya merupakan mantan preman. Tapi begitulah adanya, dengan kaos singlet dan rambut gondrong, tiba-tiba ia nekat daftar jadi tentara. Memiliki cita-cita bergabung dengan TNI AD, Untung Pranoto yang saat itu masih berprofesi sebagai preman terminal pun memutuskan banting setir. Dalam bukunya yang berjudul 'Kopassus untuk Indonesia' pada bab 'Pilihan Hidup Jadi Bajingan atau Tentara', Untung Pranoto mengungkap bila ia tak ingin selamanya jadi preman. Sebelum bergabung dengan TNI, sehari-harinya Untung Pranoto kerap mangkal di terminal sebagai preman dengan penampilannya yang khas. Bermodalkan kaos singlet lusuh, rambut gondrong dan sepatu boots ala koboi, Untung Pranoto memutuskan untuk mengejar cita-citanya. Untung Pranoto mengungkap bila ia bosan hidup menjadi preman terminal sehingga ia memutuskan untuk mengabdikan dirinya menjadi tentara. Modal nekat, Untung Pranoto pun coba mendaftarkan diri menjadi anggota TNI. Dua kali mendaftar jadi anggota TNI, lamaran Untung Pranoto selalu ditolak. Hal ini dikarenakan penampilannya saat itu tidak meyakinkan dan dianggap tidak rapi. Bagaimana tidak, Untung nekat mendaftar jadi anggota TNI dengan rambut gondrong dan kaos singlet saja, Untung Pranoto kembali ditolak saat melamar jadi TNI. Menolak gentar, Untung Pranoto kembali mendaftar jadi anggota TNI untuk ketiga kalinya. Pada kali ketiga ini Untung Pranoto rela membabat habis rambut gondrongnya dan menanggalkan semua atribut preman terminalnya. "Kalau saya tidak jadi tentara, saya akan jadi bajingan," batin Untung Pranoto saat itu seperti yang dikutip dari buku 'Kopassus untuk Indonesia' via Tribunnews.